Berita

Tim DLH Kunjungi Lokasi ProKlim Rurut Hijau di Desa Serage, Perkuat Persiapan SRN Bersama NGO Berugak Dese
Blog Single

Tim DLH Kunjungi Lokasi ProKlim Rurut Hijau di Desa Serage, Perkuat Persiapan SRN Bersama NGO Berugak Dese

Tim dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan kunjungan lapangan ke lokasi Program Kampung Iklim (ProKlim) Rurut Hijau yang berada di Dusun Rurut, Desa Serage, pada Rabu, 28 Januari 2026. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka persiapan pendataan dan penguatan Sistem Registri Nasional (SRN) sekaligus penguatan kapasitas masyarakat melalui kolaborasi dengan NGO Berugak Dese.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan pemerintah daerah dalam mendorong aksi adaptasi dan mitigasi perubahan iklim berbasis komunitas. ProKlim Rurut Hijau dinilai memiliki potensi besar sebagai lokasi percontohan karena telah mengembangkan berbagai inisiatif lingkungan yang melibatkan partisipasi aktif masyarakat.

Tim DLH meninjau langsung sejumlah kegiatan yang telah berjalan di Dusun Rurut, mulai dari pengelolaan sampah berbasis rumah tangga, pemanfaatan pekarangan untuk tanaman pangan dan tanaman obat keluarga, konservasi sumber air, hingga upaya penghijauan dan penguatan ketahanan pangan lokal. Seluruh aktivitas tersebut menjadi komponen penting dalam pemenuhan indikator ProKlim serta pendataan ke dalam Sistem Registri Nasional.

Kepala tim DLH dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pendataan SRN sangat penting sebagai bentuk pengakuan resmi terhadap aksi iklim yang dilakukan oleh masyarakat. Melalui SRN, berbagai kegiatan adaptasi dan mitigasi yang telah dilakukan dapat terdokumentasi secara nasional serta membuka peluang dukungan program dan pembiayaan ke depan.

Selain fokus pada aspek teknis SRN, kunjungan ini juga diisi dengan penguatan kapasitas masyarakat yang difasilitasi bersama NGO Berugak Dese. NGO lokal tersebut selama ini aktif melakukan pendampingan komunitas dalam isu lingkungan, perubahan iklim, serta penguatan kelembagaan desa. Dalam sesi diskusi dan pendampingan, masyarakat diberikan pemahaman terkait pengelolaan data kegiatan iklim, pencatatan aksi lingkungan, serta pentingnya kolaborasi lintas pihak.

Perwakilan NGO Berugak Dese menyampaikan bahwa keterlibatan masyarakat menjadi kunci keberhasilan ProKlim. Menurutnya, penguatan kapasitas tidak hanya bertujuan memenuhi indikator program, tetapi juga membangun kesadaran jangka panjang agar masyarakat mampu mengelola dan mengembangkan inisiatif lingkungan secara mandiri.

Pemerintah Desa Serage menyambut baik kunjungan dan pendampingan tersebut. Aparat desa berharap sinergi antara DLH, NGO, dan masyarakat dapat terus berlanjut sehingga ProKlim Rurut Hijau tidak hanya berhasil dalam administrasi SRN, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas lingkungan dan kesejahteraan warga.

Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan ProKlim Rurut Hijau di Dusun Rurut dapat semakin siap untuk masuk dalam Sistem Registri Nasional serta menjadi contoh praktik baik aksi iklim berbasis masyarakat di Kabupaten Lombok Tengah. (*)

Related Posts: